Category Archives: Hari-hari Dyan

Ilmu Aktuaria

Dear Friends,

Banyak sekali comments ke saya dan pertanyaan seputar Aktuaria. Jujur saya hanya mendalami bidang tersebut sampai dengan Diploma di D3 Aktuaria Universitas Indonesia. Saya tidak tahu banyak mengenai detail bidang tersebut, namun hal-hal dasar masih saya pahami dan saya siap untuk mensharenya. Berhubung saya jarang sekali membuka wordpress ini, kamu bisa langsung email saya di dianita.tiastuti@yahoo.com . Meski saya tidak tahu banyak setidaknya saya bisa berbagi sedikit apa yang saya ketahui.

Sekarang saya bekerja di bidang yang bertolak belakang dengan Aktuari, berhubung saya melanjuti kuliah saya di S1 FISIP Universitas Indonesia jurusan Komunikasi Humas maka sekarang saya memilih untuk berkarier di dunia Humas / Public Relations lebih spesifik lagi saya sedang menangani publicist film-film layar lebar. Memang sangat bertolak belakang sekali, tapi ada manfaatnya juga. Setidaknya komunikasi dan perhitungan (dua hal yang ebrtolak belakang) menjadi modal kuat saya untuk lebih maksimal di pekerjaan saya sekarang. Tidak ada yang sia-sia, apapun kuliah kamu, kamu tetap bisa melakukan yang terbaik dan mencapai sukses saat “kamu menikmati apa yang sedang kamu kerjakan”. Bukan berniat menggurui, tapi inilah yang saya rasakan.

Dua tahun saya bekerja di departemen Aktuaria asuransi Bumiputera 1912, saya bias saja menjalaninya, namun bidang tersebut “bukan diri saya sekali”, saya tidak bisa berkreasi, dan kerja saya terkotaki dengan hitungan-hitungan yang membuat saya tidak bebas berkreasi (maklum ilmu saya masuh sangat sedikit). Namun di bidangku sekarang, saya bebas berkreasi, dan ide-ide keluar dengan begitu bebasnya. Inilah tahap dimana saya “menikamti” apa yang saya kerjakan. Tapi… ada satu hal yang membuat saya happy lho. Ternyata meski dengan pekerjaan saya sekarang bukan di duania Aktuaria namun saya kembali dipertemukan dengan dunia “asuransi”. Saya berharap mimpi saya menjadi icon sebuah perusahaan asuransi, atau lebih tepatnya “agen asuransi yang bukan mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan sebuah produk asuransi dari perusahaan asuransi X, tapi agen asuransi yang mengajak seluruh masyrakata Indonesia sadar akan pentingnya asuransi”.

Inilah mimpi saya dimana saya menggabungkan dua latar belakang pendidikan saya. Saya tidak tahu apakah mimpi saya akan menjadi kenyataan, tapi setidaknya saya punya mimpi dan impi itu semakin dekat.. Dimana saya sekarang dipertemukan dengan orang-orang penting di dunia asuransi. Doakan yah^^

So… apapun yang kamu kerjakan. Enjoy! Jangan sampai waktu kamu terbuang dengan melakukan pekerjaan karena kamu terpaksa melakukannya.

Sukses untuk kalian semua!

Salam,
Dian
Twitter : @MC2Dian

Leave a comment

Filed under Aktuaria (Matematika Asuransi), Hari-hari Dyan, Motivasi, Tulisan Dyan

Kehabisan Kata

Tuhan…

Aku tak tau apa arti setelah hujan
Akupun tak tau apa arti setelah pelangi datang
Aku juga tak tau apa arti setelah matahari terbenam
Kali ini aku tak tau apa-apa
Ku hanya tau bahwa satu kejadian yang ada, tak memiliki makna

Aku hanya ingin diam Tuhan
Kembali mencoba merasakan bagaimana rasanya hujan
Merasakan bagaimana indahnya saat pelangi datang
Kembali mencoba merasakan rasanya matahari terbenam
Kali ini aku hanya ingin kembali mencoba
Mencoba mengetahui makna setiap kejadian

Aku tak lagi berlomba dengan semangatku
Aku tak lagi tertawa bersama bahagiaku
Aku tak lagi menikmati setiap tangisku
Aku tak lagi merasakan apa-apa

Lidahku hambar
Mataku kering air mata
Bibirku lelah untuk tersenyum
Kakiku bosan untuk berjalan
Tubuhku hanya ingin diam.. diam.. dan diam..

Aku akan menunggu
Kapan mata ingin melihat lebih jauh
Kapan hati ingin merasa jatuh cinta lagi
Kapan mimpi ingin berdiri lebih tinggi lagi
Kapan semangat ingin berkobar lebih panas lagi
Kapan mulut ingin merangkai kata-kata kembali…

Aku kehabisan kata
Dan aku ingin coba kembali melukiskan dunia dengan kataku yang sederhana

Sekarang
Ijinkan aku diam walau hanya untuk satu hembusan nafas saja

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan, Motivasi, Tulisan Dyan

Film Mari Lari is running soon in cinemas!

Film Mari Lari, yang dibintangi oleh Dimas Aditya, Olivia Jensen, Donny Damara, Ibnu Jamil, Amanda Zevanya, Verdi Solaiman, Dimas Argobie, dll. Akan rilis tahun 2014!
1545616_601273959957891_949288732_n

Film yang terinpirasi dari olahraga lari ini berkisah tetang perjuangan seorang pemuda untuk membuktikan dirinya, bahwa Ia bukan seorang pecundang.

1779969_601273533291267_1357262219_n

Film yang diproduksi oleh Nation Pictures dan disutradarai oleh Delon Tio, diharapkan akan menginspirasi seluruh warga Indonesia untuk bisa hidup sehat dan bersemangat mengejar mimpi dan harapan.1557575_601273756624578_99641210_n

Jangan lupa nonton segera di bioskop-bioskop!

Leave a comment

Filed under Film, Hari-hari Dyan

Ketika Tuhan Jatuh Cinta

Kali ini tema hidup saya adalah “MARI LARI” dan “KETIKA TUHAN JATUH CINTA”

Kenapa “MARI LARI” ? Ya…karena waktu terus berlari dan kita harus terus mengikuti setiap waktu yang berjalan. Mengikuti dalam arti tidak harus selalu berlari, namun terkadang “diam”. Diam sekarang saya sedang lakukan. Diam untuk menarik nafas dalam-dalam, diam untuk berfikir, diam untuk mencari jawaban Tuhan atas sebuah pertanyaan, dan diam sebagai cara saya mencintai diri saya sendiri. Memilih diam beberapa saat untuk dapat kembali bisa “berlari marathon” di beberapa waktu ke depan.

Kenapa “KETIKA TUHAN JATUH CINTA” ?Ya…karena Tuhan lagi-lagi dan lagi jatuh cinta kepada saya melalui berbagai macam ujian, dan ujian terberat  sepanjang hidup saya. Tuhan sedang benar-benar mencintai saya, saya dituntut hanya menaruh harapan hanya kepada-Nya bukan kepada janji-janji manusia yang tidak pernah pasti. Tuhan sedang mengajak saya untuk membalas cintanya dengan pengharapan kepada-Nya, dengan berserah kepada-Nya, dengan tetap berpegang teguh pada prinsip dan ajaran-Nya. Berat saat saya tidak benar-benar bisa membalas cinta-Nya Tuhan, namun semua akan ringan saat saya bisa mencintai Tuhan dengan sepenuh hati saya.

Saat kita merasa “kita tidak bisa” disaat itulah Tuhan yang menjadikan kita bisa

ketika kita hanya berharap kepada-Nya.

Saat kita merasa “lemah tak berdaya” disaat itulah Tuhan memberi kekuatan

ketika kita hanya berharap kepada-Nya

Dan, tetap berbuat baiklah saat orang memperlakukan kita dengan kita dengan tidak baik

biarlah Tuhan yang melakukan tugasnya

Tetaplah di jalan Tuhan

Tetap mengejar mimpi walau salah satu sayap saya sedang patah dan terluka……………

 

 

1 Comment

Filed under Hari-hari Dyan, Tulisan Dyan

Ribuan Soal Ujian

Lama tidak menulis di blog pribadi saya ini. Banyak sekali cerita dan pengalaman baru yang ingin saya share, tapi intinya beberapa bulan ini hidup saya bertemakan “kedewasaan dan kesabaran.”

Orang gampang bilang “sabar yah..” Orang pun gampang bilang “yang dewasa dong lo…”. Memang paling gampang adalah bilang daripada menerapkannya dalam kehidupaj pribadi. Beberapa bulan ini saya dijoba dan uji oleh banyak masalah, sampai saya tidak tahu mana yang harus saya selesaikan terlebih dahulu. Saya lebih banyak menangis dan terdiam seperti raga yang tak bernyawa. Saya terus membaca satu persatu arti dari setiap masalah, saya terus mencari tahu satu persatu cara menyelesaikannya. Tapi lagi-lagi saya berfikir “akhhhhh…saya lelah, saya tidak kuat”. Tapi ternyata….

Saya hanya perlu tersenyum sambil berkata dalam hati “masalah adalah sahabat” yang bisa menampar muka saya ketika saya sudah salah jalan. Ternyata masalah adalaha buah dari apa yang saya lakukan, tak sepantasnya saya menyalahkan Tuhan, karena sayalah penyebab dari masalah yang saya buat. Tanpa saya sadari, saya telaah satu persatu, semua timbul karena hati dan diri saya. Jadi cara saya memecahkan masalah adalah instrospeksi apa yang salah dan telah diperbuat oleh diri saya.

Kedewasaan lah yang memampukan saya berfikir jernih, kedewasaan dalam tingkat sekolah dasar, yang masih perlu diterjang ombak dan masih perlu diasah oleh Tuhan. Kedewasaan yang ditemani dengan kesabaran, kesabaran dalam menerima segala hal yang tidak baik yang telah saya perbuat dan bukan Tuhan yang berikan.

Kali ini saya bingung dengan kata, kalimat yang saya tuliskan. Saya sedang mengalami proses ujian dimana saya sedang menyelesaikan beribu-ribu soal yang membuat sulit sekali untuk menggambarkan melalui tulisan ini. Soal ujian dimana salah satu pertanyaannya adalah

“Ketika kamu ditanya oleh Tuhan hal terbesar apa yang paling kamu banggakan dan yang telah kamu lakukan selama kamu hidup di dunia sampai detik ini ?”

Salah satu dari beribu pertanyaan ujian saya dari Tuhan. Dimana satu pertanyaan membuat saya berfikir keras berhari-hari lamanya. Takut salah isi sehingga salah memiliki salah yang banyak dalam soal ujian saya.

Evaluasi adalah kata yang tepat dari proses ujian ini. Mungkin hal ini dilakukan oleh Tuhan untuk menyongsong usiaku yang ke 26. Saya berfikir positif bahwa Tuhan sedang mempersiapkan saya menjadi pribadi yang baru, pribadi yang lebih kuat, pribadi yang lebih bijaksana, pribadi yang semakin takut akan Tuhan, di umur saya ke 26 tahun nantinya.

Doa saya ternyata dikabul, 1 tahun dipenuhi dengan pesat pora dan akhirnya Tuhan memposisikan diri saya kembali di bawah. Akhirnya doa saya “Tuhan buat aku lebih baik dengan ujian-Mu” dan sekarang ribuan soal sedang saya kerjakan untuk menentukan apakah saya layak atau tidak naik kelas.

Tetap tersenyum, tetap bahagia. Bahagia kalau saya masih diberi kesempatan sampai detik ini untuk merasakan indahnya belajar menjadi hamba Tuhan yang baik dan terus lebih baik.

Saya bahagia Tuhan, dengan rencana-Mu yang mengharuskan saya menjadi pribadi yang dewasa, sabar, dan takut akan Engkau.

Tulisan ini hanya kata hati seorang perempuan yang berusaha menjadi perempuan yang dilayakkan oleh Tuhan untuk menyelesaikan setiap ujian

2 Comments

Filed under Hari-hari Dyan, Tulisan Dyan

Harapan Baru

Ketika mata terbuka di pagi hari

Ketika itu pula harapan baru datang tanpa tak diundang

Sekejap keputusasaan sirna dan harapan mengalahkannya

Bukan aku atau kamu yang memilihnya

Tapi keyakinan dalam hati kecil yang membentuknya

Harapan yang selalu ada di dalam hati tanpa kita sadar

Harapan yang lebih sering dikalahkan oleh rasa takut dan keputusasaan

Maka… Bangunlah dari tidur

Gapailah harapan yang tanpa dipungut bayaran

Nikmati pagi mu selagi harapan ada dalam hati setiap insyan yang percaya akan Tuhan

 

– Have a great day-

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan, Motivasi, Tulisan Dyan

Menyandang Angka 25 di 01 November 2012

Seperempat abad sudah saya lalui perjalanan hidup ini. Berjuta kenangan bahagia, duka, indah, menyakitkan semua menghiasi silih berganti. Selalu ada ucupan syukur, permintaan maaf dan ucapan terima kasih untuk para teman kehidupan. Tak sadar akan waktu yang terus berputar dan mengantarkan saya ke pribadi yang lebih tua setiap detiknya. Merenung hari ini, menghitung betapa sedikitnya hal baik yang bisa saya goreskan dan begitu banyak hal buruk yang saya sengaja atau tidak ciptakan.

Namun tetap “Saya bahagia sepenuhnya”…

Tak hentinya saya berterima kasih untuk setiap lantunan doa teruntuk diri saya. Tak hentinya saya memohon ampun pada Tuhan untuk segala sakit hati yang saya ciptakan. Malu karena saya masih jauh dari sempurna namun saya tetap bangga akan banyak hal baik meski sedikit yang masih bisa saya ciptakan.

Bukan manusia namanya tanpa turun-naik tangga, tanpa roda yang berputar dan berada diposisi atas-bawah, tanpa adanya air mata yang selalu datang tepat sebelum atau sesudah bahagia menghampiri. Manusia yang selalu belajar untuk menjadi lebih baik namun tetap saja keegoisan, rasa iri, dengki, atau mungkin benci mengotori niat suci. Namun tetap itulah hidup. Keinginan, niat, usaha dan doa yang hanya bisa dilakukan. Itulah saya…

Sekarang saya lebih banyak tahu meski sedikit mengenai apa itu “salah” apa itu “benar” dan apa itu “baik” dan apa itu “buruk” menurut pengetahuan saya. Yah…saya pun manusia yang hanya bisa mencoba mengukir kembali banyak hal baik yang mampu menggoreskan tawa disetiap wajah para manusia. Namun, satu hal saja yang saya minta dari Mu Tuhan, KESEHATAN yang bisa memampukan saya melakukan segala hal untuk menyongsong angka 26 yang akan datang. Pribadi yang lebih berguna…

Terakhir.. takkan lelah saya bersyukur untuk banyak hadiah yang sebenarnya tidak layak saya dapatkan “keluarga yang begitu menyayangi saya, sahabat terbaik yang saya temukan tepat di awal tahun 2012, sahabat-sahabat yang setia sejak saya masih SD SMP dan SMA, pekerjaan yang luar biasa menyenangkan, finalis dari ajang memasak bergengsi tanah air MASTERCHEF INDONESIA, dan banyak lagi”. Semoga akan banyak hal luar biasa yang mampu saya ciptakan kembali, bukan untuk saya tapi keluarga dan mereka yang menyayangi saya.

Untuk apa saya hidup dan untuk apa angka yang banyak menghiasi usia saya, jika saya hanya hidup untuk diri sendiri dan untuk diam tanpa berkerasi.

Sekali lagi terima kasih Tuhan untuk angka 25, angka bersejarah yang memampukan hamba masih tetap berdiri tegap dalam menjalani permainan kehidupan ini. Terima kasih semuanya untuk segala kasih sayang yang terus tercurah kepada saya. Maaf untuk segala kekurangan, keterbatsan saya dalam menyenangkan hati kalian.

Saya bahagia Tuhan…

With BIG LOVE

Dianita Tiastuti
@MC2Dian
 

6 Comments

Filed under Hari-hari Dyan, Tulisan Dyan