Tag Archives: HUMAS

Publicist ? What is Publicist ?

Publicist ?!What is Publicist ??

Malam ini melakukan sedikit sharing dengan salah seorang bapak yang dalam tahap mengivestasikan uangnya ke bisnis film dan pas sekali kami bertemu di dlm sebuah bioskop.

Singkat cerita Bapak tsb memberikan sebuah pernyataan yg akhirnya membuat saya menjelaskan begitu detail mengenai apa seh publicist itu..

Bapak : “oh. Mba publicist yg tugasnya buat press con, undang media yaa..”

Saya : “itu salah satu dari beribu kerjaan PUBLICIST pak…”

Bapak :”Jai publicist itu apa?”

Saya : “Saya adalah sarajana komuniasi special Public Relations (re : Humas) dimana salah satu dr profesi humas dikenal sebagai PUBLICIST. Dan Publicist itu melakukan semua fungsi PR, dari menulis, lobi, media relations, community relations, dan masih banyak lg (jika dijelasin kelar deh 6 smester di perkuliahan..hehe). Jika diterapin di film ya PUBLICIST itu idealnya “masuk” ke dalam sebuah project film dari sebelum naskah itu dibuat. Dimana pekerjaan awal seorang PUBLICIST dimulai dari research, penelitian mengenai tema film atau film apa yang memang harus dibuat (hanya memberikan masukan dengan basic data yg dimiliki) dari situlah akan mulai melakukan 1)mapping u kemungkinan kerjasama dengan pihak2 terkait seperti sponsor dll (re: membantu mencari sponsor dan akhirnya membuat konsep-konsep program/kampanye yg tepat dibuat dan dikerjasamakan oleh pihak sponsor/pihak ke tiga), 2) Membuat strategi kampanyte dr soft promotions sampai dengan tahap hard promotions, gak bernti sampai disitu 3) stragtegi dr online promotions (semua social media) pun diperhitungkan dan dibuatkan program sendiri, sapai dengan 4) Membuat jadwal mengenai segala berita yg ingin dibuat dan disebar (media partner pun masuk dalam list kerjaan publicist), dan akhirnya 5) semua kegiatan-kegiatan dari gala premiere, press conference, dan semua event pun merupakan tanggung jawab seorg PUBLICIST. So singkatnya PUBLICIST itu menyatukan segala pihak dr PH, Sponsor, komunitas film, pihak bioskop, dan sampai “calon penonton” untuk bisa membuild awareness mereka thdp film yg dibuat. 

Tapi pada dasarnya semua list pekerjaan itu harus sepenuhnya di support oleh PH (yang punya film) dimana akhirnya program yg bagus hanyalah menjadi sebuah program jika tdk disupport oleh yg punya film. So, gmna akhirnya seorang PUBLICIST tdk hanya membuat press con atau menaikan sebuah berita tp bagaimana akhirnya semua tim / pihak yg terlibat dalam kesuksesn film dapat disinergikan.

   Dan balik lagi jumalah penonton bukanlah tanggung jawab publcist, tanggung jawab jumlah penonton adalah tanggung jawab SEMUA Pihak yg terlibat dlm film. Bagaimana PH mebuat film yg bagus, pemain total bkn hanya diacting tp juga mempromokan filmnya, promosi yang bagus, semua tim yg solid. Penonton tdk ada yg bs menjamin, tp tdk ada salahnya jika semua sisi dari pembuatan film tersebut dilakuakn dengan maksimal (semua sisi) dan risiko jumlah penonton rendah akan dapat diminimalisir risikonya.

Sudah hampir sama tanggung jawabnya sama peran produser, malah kadang dibeberapa PH banyak produser yg tdk melakukan fungsi sebagaimana mestinya.

Itulah pekerjaan saya #publicist ☺️☺️☺️

Bahagia dan bangga bs kenal dengan profesi yang langka ini. Puji Tuhan💕

Bapak : “banyak banget ya kerjaan mba…hehe”

Advertisements

Leave a comment

Filed under Film, Tulisan Dyan

Kehabisan Kata

Tuhan…

Aku tak tau apa arti setelah hujan
Akupun tak tau apa arti setelah pelangi datang
Aku juga tak tau apa arti setelah matahari terbenam
Kali ini aku tak tau apa-apa
Ku hanya tau bahwa satu kejadian yang ada, tak memiliki makna

Aku hanya ingin diam Tuhan
Kembali mencoba merasakan bagaimana rasanya hujan
Merasakan bagaimana indahnya saat pelangi datang
Kembali mencoba merasakan rasanya matahari terbenam
Kali ini aku hanya ingin kembali mencoba
Mencoba mengetahui makna setiap kejadian

Aku tak lagi berlomba dengan semangatku
Aku tak lagi tertawa bersama bahagiaku
Aku tak lagi menikmati setiap tangisku
Aku tak lagi merasakan apa-apa

Lidahku hambar
Mataku kering air mata
Bibirku lelah untuk tersenyum
Kakiku bosan untuk berjalan
Tubuhku hanya ingin diam.. diam.. dan diam..

Aku akan menunggu
Kapan mata ingin melihat lebih jauh
Kapan hati ingin merasa jatuh cinta lagi
Kapan mimpi ingin berdiri lebih tinggi lagi
Kapan semangat ingin berkobar lebih panas lagi
Kapan mulut ingin merangkai kata-kata kembali…

Aku kehabisan kata
Dan aku ingin coba kembali melukiskan dunia dengan kataku yang sederhana

Sekarang
Ijinkan aku diam walau hanya untuk satu hembusan nafas saja

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan, Motivasi, Tulisan Dyan

PT Interspace Indonesia – Launching & Media Gathering

Interspace, a leading online advertisement company from Japan, will start an online marketing platform  ACCESS TRADE in Indonesia

DSC_0339

Penjualan ritel online atau penjualan online menawarkan kesempatan yang tak tertandingi untuk bisnis start-up di Indonesia. Munculnya website penjualan online yang semakin banyak membuat masyarakat mudah untuk berbelanja apapun hanya dengan menggunakan akses internet. Inilah peluang yang dimanfaatkan banyak orang untuk berbisnis atau bermata pencaharian dengan menggunakan website.

Berbagai macam pilihan barang akhirnya ditawarkan kepada masyarakat, dari harga yang paling mahal sampai dengan lelang-lelang barang yang sangat murah. Banyaknya situs penjualan online mungkin membingungkan masyarakat untuk memilih produk mana yang terbaik, ataupun situs mana yang memberikan harga yang paling murah atau pun menarik. Sehingga para pemiliki website berlomba bukan hanya untuk memberikan penawaran yang terbaik tapi juga mengiklankan websitenya dengan para publishers sebanyak mungkin.

Dengan latar belakang hal tersebut PT Interspace hadir dengan menawarkan dan menyediakan  alat pemasaran online yang canggih dengan teknologi pelacakan modern dengan Online Affiliate marketing platform bernama ACCESSTRADE.

http://www.accesstrade.co.id/

PT Interspace yang berpusat di Tokyo Jepang yang mencoba memanfaat peluang di negara-negara ASIA seperti Thailand dan Vietnam. Dan sekarang PT Interpscae telah hadir di Indonesia untuk memberikan kemudahan bagi para advertisers untuk  dapat mengatur sendiri  commission fee dan aksi sehingga dapat mengumpulkan para publishers dengan kualitas terbaik dengan Online Affiliate marketing platform ACCESSTRADE.

DSC_0236

Bukan hanya itu saja, ACCESSTRADE memiliki ROI (Return On Investment) yang sangat baik. Semua orang dapat mendaftar secara mudah dan gratis, selain itu mudah pula mencari advertisers untuk website yang dimiliki, mengatur sendiri segala bentuk advertising yang diinginkan. Sehingga siapupun dengan mudah memperoleh penghasilan dari website yang dikelola, dengan memaksimalkan ACCESSTRADE yang ditawarkan. Sesuai dengan misi PT Interspace Indonesia “Visualizing of advertising costs by utilizing ACCESS TRADE”.

Cara baru yang memudahkan para pembisnis online dan konsumen yang biasa berbelanja online dengan memanfaatkan sistem pelacakan melalui ACCESS TRADE. Sehingga semua orang yang memiliki atau menggantungkn hidupnya di dunia perdagangan online melalui website mampu memperluas dan memperoleh jaringan publishers dengan mudah, murah, dan efektif.

PT Interspace Indonesia bekerja sama dengan situs-situs terkemuka seperti Zalora, Lazada, Tokopedia, Bilna, Bukalapak, Berrybenka, dan Poinweb. Dalam waktu dekat, akan memperluas mitra jaringan dan target pelayanan afiliasi menjadi No.1 di Indonesia.

<Contacs>
PT. INTERSPACE INDONESIA
http://www.interspace.co.id
Contact Person : Takashi Matsuura
TEL : +62 21 2953 9516
Mail : info@interspace.co.id
Address : MENARA MULIA 27th Floor. Jl. Jend Gatot Subroto 9-11, Jakarta 12930
Interspace Co., ltd. (JAPAN)
http://www.interspace.ne.jp/en/
ACCESS TRADE
http://www.accesstrade.co.id/

 

Leave a comment

Filed under Film

Press Conference – Soft Launch Film Mari Lari

 

Suasana Press Confrence – Soft Launch Film Mari Lari

1 002

1 013

1 036

1 041

1 042

1 049

1 059

1 063

1 083

1 093

 

1 181

BVGw5gZCQAAvjs9

Foto1

 

 

Leave a comment

Filed under Film

DIAN Communications is COME BACK

Akhirnya sempat vakum  beberapa bulan karena kesibukan di acara MasterChef Season 2 as finalis, saya meninggalkan perkejaan untuk waktu yang menurut saya cukup lama. Tapi saya tidak merasa rugi karena banyak hal baik yang saya dapatkan walau saya tidak bekerja selama kurang lebih 3 bulan. Banyak yang bertanya “apa pekerjaan saya” mungkin kalau yang mengikuti blog saya, saya pernah menulis tentang pekerjaaan saya sebagai publicist namun gak ada salahnya jika saya menceritakannya kembali.

DIAN Communications berawal dari mimpi LUAR BIASA saya dimana saya ingin memiliki perusahaan sendiri dengan tahu diri bahwa saya hanyalah seorang wanita biasa. Kebetulan skripsi saya saat kuliah di HUMAS Universitas Indonesia saya mengangkat tema tentang “Publicist Artis Titi Kamal” dengan subjek penelitian seorang publicist yaitu Ichwan Persada. Saya sebetulnya bukan ingin membahas tentang publicist tapi lebih tepatnya saya ingin membahas mengenai “personal HUMAS”. Yah..dan ternyata publicist adalah percabangan dari salah satu profesi HUMAS atau yang biasa disebut Public Relations yakni salah satu bidang profesi dalam humas personal.

Kali pertama saya terjun, saya tidak tahu apa-apa. Yang saya tahu hanya yang tertera dalam hasil skripsi saya namun berkat bimbingan mas Ichwan Persada saya diperkenalkan dengan dunia nyata satu persatu. Bisa dibilang pekerjaan saya ini pada intinya adalah “memperkenalkan atau mempromosikan sebuah product (bisa film, public figure/artis, atau produk lainnya)” dalam hal ini saya lebih mengkhususkan pada film dan artis. Tahapannya secara umum, saya mengatur semua perencanaan promosi mulai dari film itu dibuat sampai pada akhirnya film itu telah  naik di bioskop dan di tonton oleh banyak orang. Mulai dari menyusun program yang sesuai dari karakteristik film yang saya pegang, bekerjasama dengan para rekan media, membuat press release, mengatur promo di dunia online termasuk jejaring sosial, membuat event-event sampai dengan evenet besar yaitu GALA PREMIERE, dan banyak lagi yang adalah tanggung jawab saya sebagai seorang publicst. Pada intinya tugas saya adalah “bagaimana caranya FILM tersebut diketahui oleh khalayak dan diterima serta ditonton”.

Kerjaan saya amat sangat rumit dan menyita waktu. Bisa dibilang saya bekerja hampir 24 jam. Awal mula saya dibantu rekan setia saya Andi Apriatna dan sampai dengan saat ini Dialah rekan kerja terbaik saya. Semua serba O, saya tidak kenal satu pun media, saya tidak pernah mengundang media untuk datang ke sebuah acara, saya tidak kenal artis A sampai dengan Z, semua saya serba tidak tahu. Namun satu hal yang saya yakini “SAYA BISA” dan alhasil sampai dengan saat ini 1 tahun masa produksi dan 1 1/2 tahun semenjak berdiri DIAN Communications, saya telah memegang 4 buah film layar lebar (Milli and Nathan, Semesta Mendukung, Ambilkan Bulan, Perahu Kertas – hanya setengah jalan-), 1 film serial TV, dan event-event rekan-rekan artis saya. Sebuah pencapaian yang menurut saya luar biasa, bukan sombong tapi saya bangga dengan apa yang akhirnya bisa saya lakukan tanpa modal sepeser pun. Namun masih banyak kurangnya saya sadari hal itu, itulah mengapa saya ingin terus belajar menyempurnakan setiap hal yang saya kerjakan.

Sekarang saya kembali lagi memulai tapi bukan dari O, saya meneruskan apa yang sudah saya kerjakan, saya sedang merapikan semuanya, mulai dari renovasi website, materi-materi promo, dan banyak lagi yang sedang saya benahkan. Saya tidak akan berhenti dan akan terus mengepakkan saya DIAN Communications, yang rencananya akan meluas bukan hanya film tapi  bidang yang lainnya sambil bekerjasama dengan Ayah saya tercinta yang adalah konsultan pertambangan dan lingkungan.

Doa sederhana saya semoga pekerjaan dan niat baik saya didengar oleh Tuhan dan Tuhan selalu menjaga semangat saya untuk terus mengepakkan sayap, tidak mudah puas, dan terus berkarya, dan terus bisa menghidupi banyak orang dan menjadi terang untuk sekitar.

So, butuh jasa promosi dibidang apapun atau butuh konsultasi di bidang humas/public relations atau ingin membangun image produk atau perusahaan Anda atau membutuhkan jasa handling media atau apapun yang berkaitan dengan publicist atau Humas/public relations bisa menghubungi saya di email dianita.tiastuti@yahoo.com atau tlp di 021-7754174 . 

Dan terakhir… punya restoran atau rumah makan ? Bisa juga saya bantu untuk promosi. Atau ada acara yang membutuhkan orang untuk mendemo masakan, saya pun bersedia. Dua dunia pekerjaan yang saya kerjakan sekarang adalah DIAN Communications dan KULINER.

Lakukan pekerjaan yang Anda cintai.. Uang akan mengikuti.. Yang terpenting NIKMATI dan jadilah INSPIRASI!

By Dianita Tiastuti

2 Comments

Filed under Film, Komunikasi & Humas, Motivasi, Tulisan Dyan

Publicist is My Passion

Sebentar lagi tepat satu bulan Saya menjalani pekerjaan Saya yang baru. Tepatnya Saya berusaha untuk membuat perusahaan sendiri yang bergerak di bidang Publcist. Setiap orang yang bertemu dengan Saya, entah itu teman, entah itu kerabat atau siapapun pasti bertanyaan “Apa itu Publicist?” Ada yang bilang agen, ada yang bilang manager, dan lain-lain. Memang sekarang tak bisa dipungkiri antara manager, agen, dan publicist dijalankan oleh satu orang, mungkin di negara lain sudah sangat maksimal dijalankan oleh orang-orang yang berbeda namun di Indonesia ke tiga profesi tersebut masih dijadikan satu. Dan Saya berusaha menggeluti salah satu bidang itu, dan meminfokan kebanyak orang bahwa agen, manager, dan publicist itu berbeda. Dan Saya ingin semua orang tahu pentingnya seorang publicist di ere modereniasasi sekarang ini.

Kenapa akhirnya Publicist yang Saya pilih? yah karena Saya ingin sekali menjadi humas, dan Publicist tidak jauh beda dengan humas, Ia hanya memiliki tugas yang lebih spesifik dalam hal publicity yang merupakan salah satu fungsi dari seorang humas, namun ujung-ujungnya adalah sama yaitu “mengcreate sebuah image yang baik.” Saya telah melamar pekerjaan dimana-mana dan ada beberapa yang diterima namun hati Saya berkata “tidak”, entah dari dulu Saya ingin sekali mandiri, tidak diatur oleh orang dan Saya tidak dibudaki oleh orang atau perusahaan. Saya ingin berdiri dengan kaki Saya sendiri, Saya yang mengatur waktu Saya sendiri, dan Saya bebas mengekspresikan apa yang Saya mau tanpa harus memikirkan kebijakan ini dan itu. Dan ada satu hal yang akhirnya mendasari Saya untuk memilih Publcist ini, Saya memiliki sebuah mimpi bahwa “Siapapun dapat menjadi public figure saat Ia memiliki SESUATU dan mereka memiliki KESEMPATAN dan mereka mampu BERSAHABAT dengan media.” Itulah gunanya Saya menjadi tangan kanan mereka-mereka yang ingin menjadi public figure dengan arti yang sesungguhnya. Saya mampu menjadi fasilitator hingga akhirnya mereka bukan hanya “cepat masuk di dunia entertain hingga akhirnya cepat tenggelam (seperti artis-artis sekarang yang hanya aji mumpung)” namun akhirnya Mereka mampu exist dan menjadikan artis/public figure sebagai “Karier” mereka bukan hanya menerima saat job datang tapi mereka berfikir jauh ke depan untuk dapat maksimal menjalankan profesinya. Yah sama seperti halnya pegawai swasta, pegawai negeri dan lainnya.

Dalam bidang publicist ini target Saya adalah para public figure (seperti artis, politisi, dll), perusahaan, olahragawan, music label, management artis, dan banyak lagi. Siapapun yang ingin dikenal oleh masyarakat, memiliki image yang baik, ingin menjadi kawan dengan rekan media, dan memiliki eksistensi dimata masyarakat, Saya akan dengan senang hati membantu mereka. Namun Saya hanya sebatas melakukan publisitas dan apapun yang berkaitan dengan media, Saya tegaskan bahwa Saya tidak mencarikan job/pekerjaan. So, gak akan salah lagi persepsi orang menegani profesi Saya sekarang.

Yah, dunia sekarang banyak orang berlomba untuk akhirnya dikenal oleh masyarakat. Bayangkan kekuatan media online sekarang sangat luar biasa, siapapun dapat terkenal secepat kilat hingga akhirnya menjadi star. Banyak hal-hal positif yang dimunculkan, namun skelaigus banyak hal negatif yang muncul saat kita tidak mampu bagaimana cara menfaatkan media tersebut dengan benar. So, hal itulah menjadi salah satu paket dalam jasa yang Saya tawarkan disamping jasa-jasa lainnya yang setiap orang berbeda-beda. Segala hal yang Saya lakukan adalah berdasarkan research tidak sembarangan ,membuat program a sampai dengan z. Semua harus realistis dan disesuaikan dengan klien Saya. Saya akan membuat program bagus ketika Saya tahu dengan detail apa yang ingin Saya rubah apa objek Saya, itulah gunanya research sehingga akhirnya program yang Saya buat sesuai dengan tujuan apa yang ingin dicapai yang lagi-lagi semua diasarkan pada research tersebut. So, semuanya gak semudah apa yang orang pikirkan tentang profesi Saya ini. Mulai dari bertemu dengan para public figure, membuat janji, fact findinbg tentang calon klien Saya (dari a sampai z Saya ahrus tahu), membuat program yang sesuai, mempresentasikannya, meyakinkan mereka, hingga akhirnya ,mengaplikasikan segala program yang Saya buat dimana Saya sangat membutukan peran media didalamnya.

Lagi-lagi satu hal yang dapat Saya ambil dari profesi ini bahwa yang terpenting dalam hidup dan kesuksesan adalah “hubungan baik” atau biasa orang sebut link atau network. Woww, sekarang Saya sangat sadari ini. Orang pintar sekalipun tidak akan sukses saat ia tidak mampu bergaul dan tidak memiliki banyak teman, karena lagi-lagi semua orang sukses membutuhkan banyak pihak yang mampu mendorong kesuksesannya.

Awalnya Saya takut dan tidak yakin, namun setelah Saya jalani ini hampir satu bulan, satu demi satu hal mampu Saya lakukan. Pengalaman baru, perasaan yang selalu ingin tahu, selalu mengisi hari-hari Saya. Saya dituntut berpikir banyak hal dalam satu waktu, dari artis ini (Saya baru memiliki klien artis) artis itu, harus Saya pikirkan secara bersamaan. Kelemahan Saya adalah paling susah menghafal dan kurang teliti, namun karena profesi baru ini Saya terlaltih untuk menghafal dan teliti untuk segala hal. Dan ditambah Saya harus bekerjasama oleh 2 (dua) anak buah dan 2 (dua) konsultan, Saya harus dapat menjadi pemimpin yang bisa sebagai teman sekaligus dihargai sebagai seorang pemimpin. Banyak hal yang Saya pelajari hampir satu bulan ini. Pulang malam, menyetir sendirian, mengenai dunia baru (dunia artis), bertemu dnegan banyak orang baru yang berbeda-beda karakter. Luar biasa, tak pernah habisnya Saya mengucap syukur.

Hal kedua yang Saya dapat adalah “semua kita adalah sama yatu manusia.” Saya bertemu dengan beberapa artis dan sebelumnya Saya berpikir bahwa mereka luar biasa dan jauh di atas Saya dan Saya sungkan serta minder dengan mereka. Namun sekarang Saya tahu bahwa mereka adalah sama seperti Saya. Mereka manusia biasa yang mampu tertawa lepas, yang mampu bercanda, yang terkadang membuat kesalahan, dapat menghargai Saya. Siapapun itu tetap sama yaitu MANUSIA. Yang membedakan hanyalah jalan hidup setiap Kita dan apa tugas masing-masing kita di dunia.

Yup…
Saya hanya ingin bilang “LAKUKAN” apa yang ingin kamu lakukan, jangan terlalu lama berfikir karena kita tidak tahu sampai kapan kita hidup di dunia. Apapun yang kita bayangkan, belum tentu sesuai, seperti halnya ketika takut untuk berbuat sesuatu yang baik, saat kita jalani ternyata hal itu biasa dan tidak seseram apoa yang kita bayangkan.

THE LAST
“JADILAH HUMAS UNTUK DIRIMU SENDIRI, KITA HIDUP DITENGAH-TENGAH MANUSIA YANG LAIN. DISAMPING KITA MELAKUKAN APAPUN YANG KITA ANGGAP BENAR, KITA HARUS TETAP BISA MEMIKIRKAN BANYAK HAL DIMANA HAL TERSEBUT MERUPAKAN BAGIAN DARI TANGGUNG JAWAB KITA SEBAGAI MANUSIA. JADILAH YANG TEBRAIK DENGAN MELAKUKAN SEGALA HAL YANG TERBAIK, SEHINGGA TANPA KITA SURUH SEMUA ORANG AKAN MENGANGGAP KITA ADA DAN BERGUNA BAGI MEREKA”

*Sukses untuk kalian semua

1 Comment

Filed under Hari-hari Dyan, Komunikasi & Humas

My Graduation Day

Akhirnya hari-hari yang ditunggu datang juga.
Perjuangan saya selama dua tahun lebih terbayarkan dengan prosesi sidang terbuka “wisuda” dan dengan hasil yang tebriak yang saya dapatkan.
Haru, tangis dan bahagia mewarnai perasaan saya.

– Gladiresik Ekstensi Komunikasi Humas 2008 Universitas Indonesia-

– Sahabat terbaik “Mba Lia dan Yulan” –

– Ternyata Kami berhasil melewati semuanya, dua bulan waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan sebuah tanggung jawab bernama “skripsi” –

– Mommy terbaik yang pernah saya miliki di dunia ini, masakannya, cerewetannya, perhatiannya yang melengkapi sempurnanya hari-hari saya mengerjakan skripsi saya –

– The best Father I’ve ever had in my life –

– Finally I have done and got the best result –

– Akhirnya tawa dan senyum itu kembali –

– Hari wisuda pun tiba, kami bergegas dan mengantri memasuki ruang sidang terbuka –



– Inilah Jeng Yulan dengan ekspresi terbaiknya, sahabat terbaik saya –

– Mba Melly dan Keket memberikan surprise dengan rangkaian bunga yang begitu cantik –

– Banyak pelajaran yang saya dapat dari Mba Lia, sosok seorang kakak yang mampu menajdi panutan –

– Keket salah satu sahabat terbaik saya selama kuliah, belajar menikmati hidup itulah pelajaran yang saya ambil dari dia –

– Tangis, tawa, suka, duka, air mata dan bahagia kita lewati bersama –

– Mba Mell adalah wanita tangguh dan perkasa, itulah yang saya contoh dari dia –

– Saya bahagia memiliki mereka dan menghabiskan waktu dua tahun lebih bersama mereka –



– Gaya kita memang COOL, hehe –

– Saya dengan kebaya, perempuan Indonesia yang ingin mengikuti jejak Ibu Kartini – hihi



– Inilah kampus saya tercinta –



– Tidak pernah mati gaya, hehe –



– Si jilbab cantik…hihi –

– Bersama kita bisa “itu motto kita” –

– Ini lah arahan sang fotografer Mr. Romi Dobol, yang naik ke atas tangga untuk memotret kita –

– Ibnu, sahabat kemana pun saya pergi.hehe –

– Momon wanita yang paling jangkung di kelas, maklum model. hihihi –

– Aduh..pangling lihat teman-temanku –

– Akan selalu mereindukan mereka dan kampus saya tercinta –

The Last
– Saya akan buat kampus saya, orang tua saya, dan semua orang yang menyayangi saya “bangga terhadap saya” –

Ini adalah awal dari perjuangan kehidupan yang sesunggunya.
Ini adalah modal dan kunci saya menuju masa depan yang saya impikan.
Semoga saya dan teamn semua senantiasa mampu berguna bagi keluarga, agama, nuasa dan bangsa.

Saya bahagia…

2 Comments

Filed under Tempat dan Peristiwa