Category Archives: Tempat dan Peristiwa

Berkhayal Kate “Saya” dan William “Entah siapa”

Tepat hari ini pasangan William dan Kate menikah, pernikahan mereka disorot oleh hampir semua orang di dunia. Kesan yang Saya dapat adalah sederhana, walau mereka keturunan kerjaan dan walau prosesi pernikahannya memang megah. Saya yakin bukan keinginan Kate dan William untuk mengadakan pesta pernikahan semegah itu, semua itu hanya peraturan protokoler sebuah kerajaan yang memang harus dipatuhi.

Sepanjang Saya mengikuti pernikahan yang disebut “Royal Wedding” tersebut, malah beberapa hari belakang ini mata Saya tak lepas dari sosok seorang wanita yang katanya akan menjadi ratu kerajaan inggris sebelumnya. Sampai setiap hari Saya mencari informasi diinternet seputar kepribadiannya. Entah kenapa Saya melihat sosok seorang Kate yang sangat sederhana, senyumnya yang begitu tulus tak terlihat sedikitpun ada paksaan. Dari bahasa tubuhnya, cara Ia bersalamanan, cara Ia berbicara, cara Ia berpakaian saat ke kampus atau menghadiri acara-acara terlihat sangat elegan namun sederhana. Sosok dimana sangat terlihat sangat merakyat dan semua orang merasa dekat dengannya. Pecinta olahraga, celana jeans, dan aktifis sosial tersebut bukan hanya cantik namun pintar serta dermawan. Ditambah dengan keanggunan dan kecantikan fisiknya. Terakhir, terlihat bahwa Ia wanita yang kuat, bukan hanya mampu hidup mewah sebagai ratu namun mampu hidup susah sebagai rakyat biasa.

Pasangan yang serasi dan seimbang menurut pandangan Saya. Bagaimana akhirnya mereka memutuskan untuk hidup seperti orang biasa diawal masa-masa pernikahannya juga merupakan bentuk sebuah kesederhaan pasangan baru tersebut.
Yah…Saya hanya bisa berdoa mereka akan bersatu selamanya.

Anyway,
Semua yang Saya tangkap, lihat, dengar, dan rasakan seputar Pernikahan Kate & William tersebut membuat Saya kembali ingin merasakan indahnya dicintai dan mencintai.
Dicintai oleh seseorang yang benar-benar tulus menerima segala kurang dan lebih Saya. Hingga akhirnya Ia akan menjaga Saya selama-lamanya bahkan rela mempertaruhkan nyawanya untuk mendapatkan, mempertahankan, dan menolong Saya. *lebay yah..hihi
Maaf ini hanya perasaan indah Saya saja malam ini, yang ingin Saya sharekan.

Memang gak ada hal yang lebih indah saat kita mencintai dan dibalas dicintai, dan memilikinya jiwa dan raganya.
Hidup Saya sekarang jauh sangat sempurna “dimata Saya” namun akan lebih sempurna saat ada seseorang yang dengan tegas “meminta Saya untuk menemaninya mengarungi bahtera kehidupan”, dengan bangga “mengakui Saya (dengan segala kekurangan Saya) kepada semua orang di dunia bahwa Ia sangat mencintai Saya” dan yang terakhir “bangga memiliki Saya sebagai pendamping hidupnya.”

Cinta “Dia” yang akhirnya akan menyempurnakan kehidupan Saya dan Cinta seluruh keluarga Saya dan “Dia” yang akhirnya memampukan Saya dapat selalu bertahan dikerasnya kehidupan…

Waktu Tuhan akan selalu indah, dimana salah satunya adalah waktu Ia mempertemukan kita dengan orang yg sudah Ia pilih sebelumnya. So, jangan takut untuk teman-teman yang belum menikah dan dengan umur jauh di atas ya. Karena semua ada waktu. (*teruntuk sahabat Saya tersayang)

Finally,

*Dear God…Only U who knows how I feel to night. And I exactly know, only U who knows the right man for me.

Leave a comment

Filed under Cinta, Hari-hari Dyan, Tempat dan Peristiwa

Doa yang Terkabul

Selasa, 26 April 2011 adalah salah satu hari yang bersejarah dalam hidup di tahun 2011 ini, selain tanggal 01 April 2011. Kenapa ? Karena Tuhan mengabulkan ke dua doa Saya.

Butuh keyakinan, keberanian, dan kepercayaan diri untuk membuat sebuah keputusan besar yang adalah keputusan untuk “meminta” sesuatu yang besar hanya kepada Tuhan. Pergolakan, rasa bimbang dulu selalu menghantui namun itulah kuasa Tuhan, IA akhirnya membuat Saya yakin sehingga akhirnya Saya dipercayakan mengemban sebuah tugas yang adalah ibadah.

Dulu semua hanya mimpi bagi Saya. Tapi sekarang semua nyata. Karena Saya selalu percaya bahwa Tuhan yang selalu membuat Saya bisa melakukan segala sesuatunya.

Semua ini adalah mula dari terjamahnya doa Saya dan terealisasinya mimpi Saya. Menangis bahagia untuk amanah yang luar biasa ini. Bukan hal mudah menjaga kepercayaan Tuhan yang telah diberikan kepada Saya. Namun Saya tetap yakin bahwa Tuhan yang selalu membuat Saya bisa.

Tak habisnya Saya mengucap syukur.
Dan terus memohon agar Tuhan selalu membuat bahagia Saya sesuai batasnya dan membuat bahagia Saya tertular bagi sesama Saya.

The last…
Semoga Tuhan senantiasa membuat Saya tetap menjadi pribadi yang selalu mengutamakannya apapun yang terjadi pada diri Saya.

*ingin tahu doa Saya apa yang terkabul ? Private message please.

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan, Tempat dan Peristiwa, Tulisan Dyan

My Graduation Day

Akhirnya hari-hari yang ditunggu datang juga.
Perjuangan saya selama dua tahun lebih terbayarkan dengan prosesi sidang terbuka “wisuda” dan dengan hasil yang tebriak yang saya dapatkan.
Haru, tangis dan bahagia mewarnai perasaan saya.

– Gladiresik Ekstensi Komunikasi Humas 2008 Universitas Indonesia-

– Sahabat terbaik “Mba Lia dan Yulan” –

– Ternyata Kami berhasil melewati semuanya, dua bulan waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan sebuah tanggung jawab bernama “skripsi” –

– Mommy terbaik yang pernah saya miliki di dunia ini, masakannya, cerewetannya, perhatiannya yang melengkapi sempurnanya hari-hari saya mengerjakan skripsi saya –

– The best Father I’ve ever had in my life –

– Finally I have done and got the best result –

– Akhirnya tawa dan senyum itu kembali –

– Hari wisuda pun tiba, kami bergegas dan mengantri memasuki ruang sidang terbuka –



– Inilah Jeng Yulan dengan ekspresi terbaiknya, sahabat terbaik saya –

– Mba Melly dan Keket memberikan surprise dengan rangkaian bunga yang begitu cantik –

– Banyak pelajaran yang saya dapat dari Mba Lia, sosok seorang kakak yang mampu menajdi panutan –

– Keket salah satu sahabat terbaik saya selama kuliah, belajar menikmati hidup itulah pelajaran yang saya ambil dari dia –

– Tangis, tawa, suka, duka, air mata dan bahagia kita lewati bersama –

– Mba Mell adalah wanita tangguh dan perkasa, itulah yang saya contoh dari dia –

– Saya bahagia memiliki mereka dan menghabiskan waktu dua tahun lebih bersama mereka –



– Gaya kita memang COOL, hehe –

– Saya dengan kebaya, perempuan Indonesia yang ingin mengikuti jejak Ibu Kartini – hihi



– Inilah kampus saya tercinta –



– Tidak pernah mati gaya, hehe –



– Si jilbab cantik…hihi –

– Bersama kita bisa “itu motto kita” –

– Ini lah arahan sang fotografer Mr. Romi Dobol, yang naik ke atas tangga untuk memotret kita –

– Ibnu, sahabat kemana pun saya pergi.hehe –

– Momon wanita yang paling jangkung di kelas, maklum model. hihihi –

– Aduh..pangling lihat teman-temanku –

– Akan selalu mereindukan mereka dan kampus saya tercinta –

The Last
– Saya akan buat kampus saya, orang tua saya, dan semua orang yang menyayangi saya “bangga terhadap saya” –

Ini adalah awal dari perjuangan kehidupan yang sesunggunya.
Ini adalah modal dan kunci saya menuju masa depan yang saya impikan.
Semoga saya dan teamn semua senantiasa mampu berguna bagi keluarga, agama, nuasa dan bangsa.

Saya bahagia…

2 Comments

Filed under Tempat dan Peristiwa

“Ibu Tegar” dan “Wanita Ceria”

Hari ini saya pergi memanjakan diri di salon langganan saya, dan kebetulan saya ditangani oleh “orang baru” di salon itu. Sebut saja “Ibu Tegar”, sesuai dengan pribadinya yang akan saya ceritakan detailnya.

Yup..percakapan itu berawal dari ketika saya menanyakan namanya.
Kali ini entah kenapa saya memanggil pekerja di salon itu dengan sebutan “Ibu” biasanya saya selalu memanggil semuanya dengan sebutan “Mba”.

Saya : Orang baru yah Bu ?
Ibu Tegar : Gak koq, saya kan sudah liat Mba waktu dua minggu lalu saat Mba kesini?
Saya : wah..saya tidak ‘ngeh. Maaf yah Bu, masih muda saya pelupa.hehe
Ibu Tegar : yah..Mba, masih muda sudah pelupa.

Ibu Tegar itu sangat riang dan antusias berbincang-bincang dengan saya. Dia menceritakan semuanya, terutama mengenai anak kesayangannya, sebut saja “Gadis Ceria”, selain menceritakan hewan-hewan peliharaannya.

Begini ceritanya…
Setahun yang lalu saat Gadis Ceria bersama kekasihnya berangkat kerja terjadilah sebuah kecelakaan yang mengakibatkan Gadis Ceria itu harus rutin menjalani serangkaian perawatan. FYI, Gadis Ceria dan Ibu Tegar itu berasala dari keluarga yang sangat sederhana. Yah…dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain, Mereka berobat dan dengan uang yang pas-pasan pula. Hingga pada akhir perjalanan pengobatannya Mereka bertemu dengan seorang dokter ahli bedah syaraf.

Singkat cerita,

Dokter : Maaf Ibu…Salah satu syaraf anak Ibu “rusak”. Sehingga memori lamanya hilang.(Dengan nada rendah dan sedih terpancar)
Ibu Tegar : Puji Tuhan..(Sambil tersenyum penuh kasih)
Dokter pun bingung, karena tidak melihat kesedihan di wajah Ibu itu.
Ibu Tegar : Puji Tuhan karena memori masa lalu yang hilang, bukan nyawa anak saya yang hilang.
Dokter itu lalu tersenyum.

Percakapan singkat itu terlihat bahwa Ibu Tegar sangat mensyukuri hal apapun sekalipun hal itu mungkin di mata kita “sangat buruk”. Bayangkan saat orang kita sayang kehilangan ingatan mereka, dengan begitu semua kenangan indah kita bersamanya hilang semua.
Bukan hanya itu, Gadis Ceria itupun terlihat sangat ceria dan tidak bersedih dengan keadaanya.

Gadis Ceria : Mama…Aku lupa semuanya. (Sambil tertawa kecil terlihat bercanda). Untung aku masih bisa inget “mama” orang yang paling aku sayang.
Ibu Tegar : (Ibu tersebut menahan tangis bangganya terhadap anaknya, Ia tidak mau meneteskan sedikit air mata di depan anaknya) hehe…baguslah, jadi kamu juga lupa kalo kamu sering mamah omel-omelin.hehe
Gadis Ceria : wah…mamah sering ngomel-ngomelin aku.
Dan percakapan terus berlanjut penuh canda dan tawa.

Namun…
Seketika Gadis Ceria itu pingsan. Begitulah kesehariannya. Di tengah-tengah canda tawa mereka pasti Gadis Ceria itu jauh pingsan akibat penyakit sarafnya.
Selama satu tahun semua itu terjadi dan berulang.

Saya tidak bisa membayangkan saat saya berada di posisi salah satu dari mereka.

Posisi Gadis Ceria :
Woww…kehilangan memori selama satu tahun. Semua kenangan gak bisa saya ingat. Mungkin tangis dan kehampaan yang akan mewarnai hari-hari saya. Tidak sepertinya yang selalu melewati hari-hari dengan canda tawa. Belum lagi saya tidak bisa kemana-mana seorang diri karena dalam sehari mungkin 3-5x saya pingsan. Wajar kalau saya menyebutnya “Gadis Ceria”.

Posisi Ibu Tegar :
Iya..bagaimana saya tidak menyebutnya dengan Ibu Tegar. Bayangkan, saat Ia tahu anaknya kehilangan memori, Dia masih bisa tersenyum dan bersyukur. Belum lagi satu hal “Sesakit apapun Dia, sesedih apapun, Dia tidak pernah mau meneteskan airmata di depan anaknya”. Dari sini saya belajar untuk menjadi seorang Ibu sepertinya.

Sepanjang saya berbincang dengan Ibu Tegar, saya hanya terdiam, merenung dan bersyukur.
Inilah pelajaran indah ke dua di bulan Desember ini.

Tidak salah kalau kali ini saya memanggil Ibu, beda dengan pekerja salon lainnya. Ia memang benar-benar sosok seorang Ibu, yang berhati mulia.

Tulisan ini sebuah kenyataan, dan yang memampukan saya “lebih bisa bersyukur untuk hidup saya sekarang”.

Nite All…
Semoga kita selalu merasakan bahwa kita yang sekarang adalah “yang terbaik”.

-Thx to Ibu Tegar dan Wanita Ceria-

2 Comments

Filed under Tempat dan Peristiwa

Tak Habis-habisnya Saya Mengucap Syukur


Yah, sekarang masih tanggal 01 November, hari di mana saya mengulang kembali tanggal lahir saya.

Entah seperti mimpi buat saya…

Saya bisa tidur pukul 03 pagi,
Ucapan dan doa silih berganti….
Dari ucapan Papah saya tersayang, orang yang saya “sayangi”, sahabat-sahabat yang menyayangi saya.
Membuat saya sulit untuk memejamkan matam karena rasa bahagia yang begitu luar biasa…

Sebetulnya hari ini saya harus mengumpulkan revisi ke 4 skripsi saya dan dua tugas kuliah saya, dimana saya belum menyelesaikan semuanya..

Tiba-tiba jam 7 pagi ada sms masuk ” Dian maaf saya tidak bisa ke kampus”, tulis salah seorang dosen pembimbing skripsi saya. So saya tidak jadi mengumpulkan revisian skripsi….^^

Tiba-tiba selang beberapa menit sms kembali masuk kalai ini dari dosen yang bukan pembimbing saya, “Dian..Ibu minta foto copy KTP dan KTM kamu”. So… dapet job baru dari dosen…^^

Tiba-tiba jam 4 sore tadi saya kembali di sms oleh dosen yang mengajar malam ini yang memberikan saya dan teman-teman banyak tugas “Dian..maaf saya masih di luar kota.” So…saya gak ada kuliah dan tidak jadi mengumpulkann tugas yang begitu banyak….^^

Mantabbb!!!^^
Kesibukkan saya kemaren ternyata dilihat oleh Tuhan…
Terima kasih ya Tuhan, Engkau melancarkan semua hal di hidup saya..

Woww….luar biasa hari ini, ditambah begitu banyak hadiah yang saya dapat.^^
Tiga dosen yang sangat berpihak pada saya hari ini…hehe

Alhasil, saya bisa lebih santai membalas satu persatu doa dan ucapan selamat ulang tahun dari teman-teman saya…
Dan lebih sering senyam-senyum sendiri, mengingat begitu banyak hal indah yang saya dapat hari ini.

Semoga ini merupakan titik balik di hidup saya untuk memperbaiki segala sesuatunya, didorong dengan doa-doa yang saya dapat hari ini…

Sekali lagi terima kasih Tuhan…
Hamba-MU ini sangat bahagia…
Semoga kebahagiaan ini membuat saya semakin bisa mendekatkan diri kepada-MU

Sepenggal Puisi :

“Akhirnya saya kembali menari tanpa henti…
Dengan tetap bernyanyi merdu dengan hati…
Inilah cara saya mensyukuri nikmat Ilahi”

“Tangis duka tak lagi menggores hati..
Luka lama telah tertutupi…
Inilah jawaban Ilahi dari setiap doa yang dikhiasi air mata”

“Langkah saya sekarang pasti…
Senyum pun takkan pernah berhenti…
Takkan ada satupun orang yang bisa kembali membuat saya hidup layaknya seorang yang mati”

“Hidup saya untuk-MU Ilahi…
Hidup untuk mati…
dan hidup untuk berbagi”

2 Comments

Filed under Hari-hari Dyan, Tempat dan Peristiwa

Saya Genap Berusia 23 tahun

01 November 2010…

Tepat 23 tahun saya menjalani ke hidupan ini. 23 tahun bukanlah waktu yang singkat. Berbagai macam hal saya lalui dan saya dapatkan.. Tangis, tawa, duka, bahagia datang silih berganti tanpa henti.
Indahnya 23 tahun yang telah saya lalui, bersyukur sangat karena Tuhan boleh mengijinkan saya untuk terus hidup sampai dengan detik ini…

Tangis bahagia menetes malam ini, bersyukur sangat untuk kehidupan yang saya miliki sekarang. Orang-orang yang begitu banyak menyayangi saya, keluarga, sahabat dan begitu banyak berkat dan karunia yang saya terima. Semua itu hanya semata “betapa Tuhan mengasihi saya”…

Tangis haru pun menetes pula malam ini, begitu jauhnya diri saya dari kesempurnaan dimata-MU Tuhan. Sering menyakiti-MU Tuhan, menyimpang dari ajaran-MU, melakukan perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak saya lakukan sebagai hamba-MU. Kiranya Tuhan memaafkan segala kesalahan saya dan terus menguji saya dengan beribu-ribu ujian hingga akhirnya saya selalu dapat menjadi hamba-MU yang lebih baik setiap detinya di mata-MU Tuhan…

Jamah semua doa-doa orang yang mendoakan hambu-MU ini Tuhan…
Terangi terus hati saya agar selalu dapat melakukan hal apapun sesuai dengan ajaran-MU…
Bantu saya Tuhan untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam melakukan banyak peran di dunia ini…
Terus jaga hati saya Tuhan untuk tetap dan selalu menomer satukan Engkau di atas segala-galanya…
Bantu saya Tuhan agar keberadaan saya mampu menentramkan hati sesama saya, agar saya mampu lebih berguna lagi untuk mereka…
Terus beri hamba kekuatan dan semangat untuk meraih segala cita-cita dan mimpi-mimpi saya…

Terus hajar saya Tuhan dengan segala ujian-ujian-MU…
Agar saya semakin sempurna dimata-MU..
Dan semakin layak mendapat segala kebahagian dan berkat dari-MU…

Dan terakhir Tuhan pintaku malam ini…

“Beri hambu-MU ini waktu untuk menuntaskan segala tugas saya di dunia ini dan beri hamba-MU sehat agar mampu membahagiakan orang-orang yang hamba sayangi di dunia ini…”

Saya bahagia…
Terima kasih Tuhan…

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan, Tempat dan Peristiwa

Selamat Ulang Tahun Papahku Tersayang “28 Oktober 2010”

Malam ini saya bersujud, bersimpuh dihadapan Tuhan. Mengucap syukur untuk sosok seorang Ayah yang masih setia berada disamping saya, disamping Ibu saya dan disamping adik-adik saya.

Menangis haru dan bahagia untuk cinta, pengorbanan dan kasih sayang Seorang Laki-laki yang luar biasa dan tak ada tandingannya, yang tulus untuk Kami (saya, Ibu dan Adik-adik) yang beruntung menjadi bagian dari hidupnya…

Sosok yang sangat saya sanjung, hormati, dan kasihi. Sosok yang menjadikan saya mampu berdiri tegak sampai dengan detik ini…

Hati kecil saya memohon kepada-MU Tuhan, di malam yang sepi ini…

Lindungi dan jaga Beliau dengan tangan kasih-MU.
Beri Beliau kesehatan dan umur yang baik di mata-MU.
Buatlah Beliau tetap dapat melihat segala yang baik dan yang jahat…
Buatlah Beliau tetap dapat berfikir segala hal yang mendatangkan bahagia untuk dirinya dan orang-orang disekitarnya…
Buatlah Beliau tetap dapat menggunakan tanganya untuk dapat bekerja hanya untuk memuliakan nama-MU…
Buatlah Beliau tetap dapat berjalan tegak untuk menyongsong setiap hari-harinya yang penuh dengan nikmat, berkat, dan rizki-MU…

Berilah Beliau selalu kebahagian ya Tuhan…
Berilah Beliau ketenangan dan kedamaian…
Berilah Beliau kekuatan untuk tetap dapat menjadi kepala keluarga yang terbaik dimata kami…
Berilah Beliau kemudahan dalam menyelesaikan segala urusan…
Berilah Beliau waktu yang lebih lama lagi untuk dapat semakin bermanfaat dan berguna untuk saya, keluarga, agama, nusa, dan bangsa…
Berilah Beliau hati yang tetap dan selalu mencintai Ibu yang tak pernah berhenti mencintainya…

Jaga selalu hatinya Tuhan untuk terus lagi Mengasihi-MU, melebihi apapun di dunia ini…

Saya begitu menyayanginya Tuhan…
Sangat menyayanginya…

Berilah hamba-MU ini kekuatan agar tetap dan selalu menyayanginya dan berdoa yang terbaik untuknya…

“Senyum Papah adalah salah satu kekuatan Nita menjalani kehidupan ini. Nita bangga memiliki Ayah seperti Papah”

Maaf kalau sampai dengan detik ini Nita belum mampu sepenuhnya membuat Papah bangga dan bahagia..

Nita sayang Papah…
Depok, 28 Oktober 2010

2 Comments

Filed under Hari-hari Dyan, Keluarga, Tempat dan Peristiwa