Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta

Ini dia official poster Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta :

securedownload

Terinspirasi dari kesuksesan buku Ketika Tuhan Jatuh Cinta “The Series” karya Wahyu Sujani, Studio Sembilan dan Leica Productions berkolaborasi dengan mem-visualisasikan bahasa teks yang penuh liku dari kisah perjalanan cinta berbalut religi seorang tokoh bernama Ahmad Hizazul Fikri ke layar lebar dengan judul yang serupa dengan bukunya : “Ketika Tuhan Jatuh Cinta”.

Film yang rencananya akan release di bioskop pada Februari 2014 ini akan diramaikan oleh sederet aktor dan aktris yang sudah tidak lagi asing di dunia perfilm-man. Peraih Piala Citra 2010 Reza Rahadian akan memerankan tokoh Fikri selaku pemeran sentral dari cerita ini. Kemudian pemain watak senior Didi Petet akan mengambil peran sebagai tokoh Tionghoa “Koh Acong”, dan masih ada Renata Kusmanto, Ibnu Jamil, Aulia Sarah, Dewi Irawan, Joshua Pandelaki, dan Enzy Storia. Ada pun Andy Shafik selaku Produser film ini.

backdrop

Film “Ketika Tuhan Jatuh Cinta” ini rencananya akan mengetengahkan plot cerita yang sarat akan konflik namun tetap romantis dan religius. Dengan menggambarkan sosok Fikri yang dibesarkan oleh keluarga sederhana, kemudian tumbuh menjadi sosok lelaki yang shalih dan mandiri. Selain kuliah, ia juga membantu ayah ibunya membuat kue dan gorengan serta membuat bingkai dan hiasan pasir untuk dititipkan di beberapa galeri, salah satunya adalah galeri Koh Acong. Ia memiliki seorang anak yang sangat cantik, Lidya.

Fikri pun kemudian menjadi idaman banyak wanita di kampusnya. Tapi, hanya ada satu gadis yang membekas dalam di hati Fikri, Leni. Sebenarnya, jauh di dasar hatinya Leni menyukai Fikri. Namun selayaknya gadis muslimah yang terjaga perilakunya, Leni hanya menyimpan rapi perasaannya pada Fikri. Bahkan Irul , sahabat Fikri yang tampan, kaya dan terkenal playboy di kampus pun ditolak Leni. Setelah wisuda dan harus berpisah jauh, barulah perasaan cinta Leni dan Fikri saling terungkap. Mereka pun sejenak melambung. Namun, ketika keduanya mempersiapkan rencana khitbah, Leni dan Fikri harus menerima kenyataan bahwa Leni akan dijodohkan dengan lelaki lain. Bumi serasa terguncang. Tapi Fikri dengan tulus mengingatkan Leni agar patuh pada orang tuanya, karena mereka pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya.

1487254_242449179252775_1958702571_n

Sementara itu Irul si Playboy jatuh hati pada Lidya dan mulai berpacaran dengan Lidya walau berbeda agama. Fikri tak henti mengingatkan Irul agar menjaga diri. Tapi keimanan mereka runtuh, Lidya hamil dan Irul lari dari tanggung jawab. Perjuangan Fikri untuk mengingatkan sahabatnya dan menguatkan Lidya terus ia lakukan diantara cobaan untuk dirinya sendiri yang bertubi-tubi. Saat Humaira adik semata wayang Fikri patah hati, akhirnya menjadi pribadi yang pemberontak. Dari sosok gadis lembut dan sangat solihah menjadi gadis yang “badung” dan bebas. Bahkan melepas jilbab dan menjadi gadis malam. Sebagai seorang kakak, Fikri berusaha menyadarkan Humaira. Ujian kembali datang ketika ayah ibu Fikri meninggal dunia pada saat yang bersamaan.

Konflik semakin deras ketika Fikri mendengar Leni tidak bahagia dengan pernikahannya. Lidya yang sangat mengagumi Fikri semakin putus asa dengan kehidupannya. Shira pun hadir kemudian, seorang gadis cantik bermata biru keturunan Prancis-Mesir. Meski semula Shira ini hendak dijodohkan dengan Irul, namun perjodohan itu gagal. Dan pada pertemuan berikutnya yang tanpa disengaja Fikri diam- diam jatuh hati pada Shira. Fikri menyadari dirinya yang tak sebanding dengan keluarga Shira yang berkecukupan. Ternyata diam-diam Shira juga memendam cinta mendalam pada Fikri.
Lantas, siapakah perempuan yang akhirnya dihadiahkan Tuhan untuk Fikri? Apakah Lidya yang tak putus dirundung derita akibat ulah Irul dan sangat membutuhkan bimbingan Fikri? Ataukah Leni yang akhirnya memang bercerai dari suaminya dan masih sangat merindukan Fikri? Shira yang cantik dan shalihah dan telah menggetarkan sanubari Fikri? Atau apakah Lidya, gadis dari negeri Jiran yang cantik dan kaya raya dan secara terbuka mengisyaratkan pengharapannya pada Fikri?

_MG_8010

Fikri sangat beruntung mampu merasakan sentuhan cinta Tuhan yang berlimpah bahkan nyaris tak terbendung di kedalaman hatinya dalam liku perjuangan hidup dan cintanya pada sesama. Namun hidup selalu merupakan pilihan, bukan?

Meskipun jatuh cinta, kadang yang terasa adalah kepedihan.
Film ini mengajak kita mengasah hati, untuk merasakan Cinta Tuhan, pada saat terberat perjalanan hidup kita.
@FilmKeTujuhCin
On Cinemas 5 Juni 2014

1959291_287512074746485_6262430472187076292_n

Publicist Film
Dianita T. +6285697250085 / +6282125887755
Email : dianita_ui1987@ymail.com
@MC2Dian

10270714_287512004746492_6126016483054637838_n

Leave a comment

Filed under Film

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s