Ini Rasa Apa Tuhan ?

Untuk kali ke tiga, yang pertama saat saya lulus SMA (menentukan jurusan kuliah dan universitas), yang kedua saat lulus D3 (menentukan jurusan dan karier). Dan sekarang entah apa yang saya bingungkan, yang jelas saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Perasaan ini langka, sungguh langka. Biasanya saya memiliki berjuta hal yang ingin saya lakukan dan berjuta mimpi yang ingin saya raih. Tapi kali ini beda…

Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Hanya terdiam, pikiran kosong tanpa hal-hal yang harus diperdebatkan. Ya, mungkin ini efek 9 (sembilan) bulan setelah saya lulus kuliah, otak tidak dijejeli dengan hal-hal yang membuat otak ingin terus mengkritisi banyak hal.

Mungkin ini perasaan “kangen”, kangen untuk keterpaksaan belajar dan membaca buku, kangen untuk memperdebatkan banyak hal di depan ruang perkuliahan, kangen untuk mengembangkan diri sesuai jalur yang memang sudah ditentukan.

Sepertinya “perubahan” atau “hal baru” harus saya sisipkan disetiap hari-hari saya. Entah doa apa yang ingin saya panjatkan malam ini, yang jelas saya ingin kembali “hari-hari saya bermakna dan penuh warna”.

Rasa “datar” ini mematikan kreativitas saya, mematikan kelincahan saya, dan mematikan rasa keingin tahuan saya. Lagi-lagi semua adalah pilihan.

Namun bahagia saya malam ini, ada satu kalimat dari sebuah blog orang yang spesial dalam hidup saya (mulai spesial)
“You don’t have to change your whole life all at once,because if you begin wit only one step today,you will be surprised at how far you can go,and how happy you will feel.-7 steps that may dramatically boots ur happinness-”

Ya, banyak hal yang mampu saya lakukan untuk diri saya, keluarga, sahabat, teman, dan lingkungan. Hal-hal kecil yang membuat saya mungkin berarti. Rasa jenuh adalah salah satu dari episode kehidupan dimana pemeran utamanya lagi “diistirahatkan” untuk nantinya berperan kembali secara total dan maksimal.

Terima kasih Tuhan untuk rasa yang entah apa namanya.

-Cara MU menegakkan kembali tubuhku takkan pernah bisa saya baca namun saya selalu tahu hasilnya. Bahwa ENGKAU menginginkan diriku mampu melakukan hal besar lainnya yang mungkin tidak mampu dilakukan oleh orang lain sesamaku manusia-

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s