Hamba Telah Siap Tuhan

Hari ini, tapi tepatnya beberapa hari ini. Saya selalu berfikir tentang menikah. Apa karena lingkungan ya, maklum 1 bulan ini penuh dengan undangan pernikahan para sahabat.

Jadi ingat kata seorang sahabat yang lebih tua sekitar 4 tahun dari saya “hei…jangan ngatain gw terus belum nikah-nikah. Nanti lo rasain gimana rasanya pas di umur 24-27”. Ternyata benar, itu yang saya rasakan sekarang. Entah disaat usia seperti ini apa lagi yang saya cari “uang, pendidikan, atau karier?” Semua sedang berjalan, dan semua itu bermuara pada satu hal yaitu kesempurnaan hidup bernama “keluarga”.

Entah kenapa, saya ingin berjanji bukan hanya di depan penghulu, di depan semua orang, namun di depan Tuhan “kalau saya siap menyatukan segala hal dalam diri saya kepada seseorang yang saya yakini.” Saya tida muluku-muluk, saya hanya ingin calonya saya mempunyai mimpi yang sama seperti saya. Hanya itu…

Entah,
Entah kapan saya dipertemukan dengan penyempurna tulang rusuk saya. Dalam hati kecil saya “saya ingin dia”, tapi Tuhan lah yang berkuasa.

Tuhan..
Saya telah siap

Leave a comment

Filed under Hari-hari Dyan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s