Cinta, Berusaha Tidak Mengenalnya

Lagi-lagi…

Hal yang Saya takutkan terjadi.
Cinta, kembali datang.

Seperti biasanya, Saya sudah mampu menebak endingnya.
Tapi untuk kali ini, jujur, Saya agak sedikit bingung dan sedikit samar untuk menebak endingnya.

Kali ini rasanya beda, namun sama seperti Saya jatuh cinta untuk kali pertama saat cinta monyet di sekolah dasar dulu. Beda, karena Saya mulai masuk keperangkapnya. Perangkap yang membuat Saya merasakan efek samping manusia saat falling in love.

Akh, tapi tidak penting.
Saya mencoba menikmati setiap rasanya.
“Mau dibawa kemana rasa ini?”
Saya pun tak tahu jawabannya.

Namun 1 hal yang pasti “Saya tetap ingin Ia atau siapapun itu yang akhirnya bisa mendapatkan hati Saya adalah seseorang yang memang berkorban untuk memenangkan hati Saya”.

So, cinta!
Saya masih tetap mengontrol perasaan Saya.

Cinta…
Indah rasanya…

4 Comments

Filed under Uncategorized

4 responses to “Cinta, Berusaha Tidak Mengenalnya

  1. caroline

    Cinta itu rumusnya gampang, semacam “whats goes around comes around”..jika ingin mendapatkan cinta maka tebarkanlah cinta kepada siapa pun. Jgn menempatkan kriteria untuk cinta krn yg tanpa pamrih akan terasa sangat indah.

    Gud lak!

  2. Nathan

    Cinta = saling jujur, dan menjaga komitmenūüôā

  3. deni indrawan

    slmt malam bu Dianita Tiastuti (seMESTA menduKUNG), saya deni pekerja sosial bg anak jalanan di kolong jembatan d daerah jembatan besi jelambar tepatnya di dpn mall season city. sy tertarik untuk mengajak anak2 menonton film seMESTA menduKUNG, sy baca di sinposis film ini sangat bagus utk memotivasi anak2 jalanan (pengemis di lampu merah) agar mereka dapat merubah hidup dengan pendidikan, persahabatan dan kecintaan thd ibu. saya dan mba nur mendampingi 30 anak pengemis usia sekolah (SD, SMP).apakah seMESTA menduKUNG dpt menyisihkan beberapa tiket utk anak2 pengemis tsb. agar anak2 tsb dpt tercerahkan dan dapat mengakses film di bioskop yg bg mereka sangatlah mahal. smg anak2 tsb. dpt mencontoh kawan2 yg telah sukses dan menjadi juara nasional dan internasional, minimal mereka dpt tamat SMA. atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih seMESTA menduKUNG, smg dgn film ini dpt menginspirasi anak2 Indonesia. deni indrawan. fesbuk dewanbara@gmail.com. hp 082122058528

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s