Jalan Itu Masih Tetap Ada

Hidup…

Kali ini Saya terus bersusah payah untuk membuat jalan hidup Saya. Mencari cara lain yang tidak melulu memanfaatkan jalan yang sudah ada. Susah, sangat susah…Lelah, sangat lelah. Tapi ini adalah pilihan Saya.

Saat orang memilih untuk menerima gaji setiap bulan, saya lebih memilih menentukan gaji saya sendiri.

Saat orang memilih untuk bangun pagi dan pulang jam 5, saya lebih memilih untuk bangun siang dan pulang kapanpun yang saya mau.

Sesekali berhenti melangkahkan kaki, menengok kebelakang melihat jalan yang sudah ada namun saya abaikan. Tapi lagi-lagi kaki saya tetap tak ingin memilih jalan itu. Kaki ini tetap melangkah dan membuat jalan-jalan baru untuknya sendiri. Walau harus melewati ilalang, bebatuan, kotoran-kotoran, kaki ini tetap melangkah dengan pasti.

Semua karna keyakinan, bahwa setiap manusia mampu membuat jalannya masing-masing dan mengukir setiap rute kehidupannya dengan segala kurang dan lebih yang diberi oleh Illahi..

Lagi-lagi…
Jalan itu masih tetap ada.

Depok
03 Agustus 2011
*Dian

2 Comments

Filed under Hari-hari Dyan

2 responses to “Jalan Itu Masih Tetap Ada

  1. hanya orang2 yang tak biasa yg memilih jalan di luar orang2 biasa dan jalan yang tidak biasa selalu membuat diri menjadi luar biasa..

    *keep walking on your own way🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s