Tak Habis-habisnya Saya Mengucap Syukur


Yah, sekarang masih tanggal 01 November, hari di mana saya mengulang kembali tanggal lahir saya.

Entah seperti mimpi buat saya…

Saya bisa tidur pukul 03 pagi,
Ucapan dan doa silih berganti….
Dari ucapan Papah saya tersayang, orang yang saya “sayangi”, sahabat-sahabat yang menyayangi saya.
Membuat saya sulit untuk memejamkan matam karena rasa bahagia yang begitu luar biasa…

Sebetulnya hari ini saya harus mengumpulkan revisi ke 4 skripsi saya dan dua tugas kuliah saya, dimana saya belum menyelesaikan semuanya..

Tiba-tiba jam 7 pagi ada sms masuk ” Dian maaf saya tidak bisa ke kampus”, tulis salah seorang dosen pembimbing skripsi saya. So saya tidak jadi mengumpulkan revisian skripsi….^^

Tiba-tiba selang beberapa menit sms kembali masuk kalai ini dari dosen yang bukan pembimbing saya, “Dian..Ibu minta foto copy KTP dan KTM kamu”. So… dapet job baru dari dosen…^^

Tiba-tiba jam 4 sore tadi saya kembali di sms oleh dosen yang mengajar malam ini yang memberikan saya dan teman-teman banyak tugas “Dian..maaf saya masih di luar kota.” So…saya gak ada kuliah dan tidak jadi mengumpulkann tugas yang begitu banyak….^^

Mantabbb!!!^^
Kesibukkan saya kemaren ternyata dilihat oleh Tuhan…
Terima kasih ya Tuhan, Engkau melancarkan semua hal di hidup saya..

Woww….luar biasa hari ini, ditambah begitu banyak hadiah yang saya dapat.^^
Tiga dosen yang sangat berpihak pada saya hari ini…hehe

Alhasil, saya bisa lebih santai membalas satu persatu doa dan ucapan selamat ulang tahun dari teman-teman saya…
Dan lebih sering senyam-senyum sendiri, mengingat begitu banyak hal indah yang saya dapat hari ini.

Semoga ini merupakan titik balik di hidup saya untuk memperbaiki segala sesuatunya, didorong dengan doa-doa yang saya dapat hari ini…

Sekali lagi terima kasih Tuhan…
Hamba-MU ini sangat bahagia…
Semoga kebahagiaan ini membuat saya semakin bisa mendekatkan diri kepada-MU

Sepenggal Puisi :

“Akhirnya saya kembali menari tanpa henti…
Dengan tetap bernyanyi merdu dengan hati…
Inilah cara saya mensyukuri nikmat Ilahi”

“Tangis duka tak lagi menggores hati..
Luka lama telah tertutupi…
Inilah jawaban Ilahi dari setiap doa yang dikhiasi air mata”

“Langkah saya sekarang pasti…
Senyum pun takkan pernah berhenti…
Takkan ada satupun orang yang bisa kembali membuat saya hidup layaknya seorang yang mati”

“Hidup saya untuk-MU Ilahi…
Hidup untuk mati…
dan hidup untuk berbagi”

2 Comments

Filed under Hari-hari Dyan, Tempat dan Peristiwa

2 responses to “Tak Habis-habisnya Saya Mengucap Syukur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s