Pemuda Harapan Bangsa

Gak pernah terbayang sebelumnya bertemu apa lagi berteman dengan seseorang yang memiliki prestasi yang luar biasa.
Dari berjuta-juta manusia di dunia, langka rasanya saya berinteraksi langsung dengan mereka yang memiliki “semangat hidup yang luar biasa”.
Ini bukan lebay yah, saya hanya ingin berbagi mengenai sosok yang sangat saya kagumi.
Dalam hidup saya, saya senang sekali mengetahui “jalan hidup dibalik orang-orang sukses”, dari mereka saya bisa belajar banyak hal agar bisa sukses seperti mereka.

Ya…
Dia adalah laki-laki yang seusia dengan saya. Dia telah menyelesaikan pendidikan S1nya disalah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.
Saya sudah lama mengenalnya, namun saya baru akhir-akhir ini memiliki kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat.
Mungkin sebagian orang beranggapan ini terlalu berlebihan. Tapi buat saya ini sangat wajar adanya. Maklum lingkungan saya sekarang sangat jarang saya temui “calon pemimpin bangsa” seperti halnya Dia.

Kenapa saya sangat mengaguminya??
Ya…lagi-lagi hanya ada satu alasan kerena Dia memiliki hidup yang sempurna dimata saya dengan segala kesederhanaan yang dia punya, Dia mampu hidup berbagi dengan sesamanya!
Hidup yang sempurna seperti apa??
Dia terlahir dari sebuah keluarga kecil dan sederhana. Dia terlahir sebagai anak pertama. Sejak saya mengenal Dia, Dia sudah berbeda dari anak-anak lainnya. “Semangat”nya yang membuat Dia berbeda. Semangatnya yang terus membentuk kepintaran dan kecerdasannya.
Hingga sampai dengan sekarang, Ia mampu meraih apa yang Dia cita-citakan.
Dengan usia mudanya, Dia sudah banyak berkunjung ke negera-negara di berbagai benua. Dia mampu menggunakan keuletan, kerajinan dan semangatnya untuk meraih semua hal yang Dia impikan.
Dia terlahir sebagai pemuda yang luar biasa.
Saya pernah bertanya kepadanya “Kenapa kamu bisa seperti sekarang?” Dan Dia menjawab “Karena saya selalu belajar”…
Luar biasa!!! Orang yang menurut saya sudah sangat pintar namun Dia tetap merasa dirinya bukan apa-apa dan selalu belajar apapun yang belum Ia ketahui.
Dalam dirinya saya mampu menegur diri saya sendiri.
Diusianya yang baru 23 tahun, Dia mampu membawa nama bangsa Indonesia dikancah internasional. Namun bagaimana dengan saya?
Apa yang telah bisa saya berikan?
Belum ada…
Sedih rasanya jika saya mencoba melihat satu demi satu hal yang telah saya kerjakan.
Memang sepatutnya saya bersyukur tapi lagi-lagi penyesalan itu wajar kalau seketika ia datang.

“Saya belum bisa memaksimalkan waktu yang ada untuk melakukan hal-hal yang berguna, berguna bukan hanya untuk diri saya tapi khusus berguna untuk keluarga, Bangsa dan agama.”

Darinya saya belajar untuk terus belajar setiap detiknya, mencari tau segala hal yang belum saya tahu, berteman sebanyak-banyaknya untuk memperoleh ilmu-ilmu kehidupan yang tidak saya dapatkan di bangku sekolah, selalu melakukan yang terbaik dengan landasan iman dan kepercayaan terhadap Tuhan. Dan yang terakhir saya melihat “Dia mampu mempertahankan prinsip yang Ia punya” yang akhirnya membuat Dia berbeda dengan anak muda lainnya.

Cita-citanya yang mulia..
Semangatnya yang luar biasa..
Pribadinya yang sangat hangat dan sederhana..
Cara Dia memandang arti sebuah kesuksesan dan kehidupan..
Prinsipnya yang mampu menanggalkan gemerlapnya kesenangan dunia yang menawarkan berbagai macam kenikmatan…
Kelembutan hatinya yang tak terkalahkan…
Kebaikkannya yang tak pernah pudar…
Imannya “yang sekuat batu karang”…
Dan kecintaannya terhadap Indonesia…

Adalah Dia yang mampu membuka hati dan mata saya kalau “Saya mampu dan bisa menjadi seperti Dia”…

Keinginan kecil dalam hati saya…
Beberapa puluh tahun lagi, betapa bangganya saya dan teman-teman saya lainnya jika kita mampu mengubah negara dan dunia dengan kepintaran-kepintaran yang akhirnya kita miliki dari sebuah proses kehidupan yang panjang.
Kita yang sanggup “berarti dan bermanfaat bagi orang banyak”…
Kita yang sanggup “membuat Indonesia dihargai oleh segala bangsa di dunia”…

Saya hanya bisa menyemangati diri saya sendiri..
Bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar segala hal yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.
Saya yakin banyak anak muda hebat lainnya diluar sana yang mampu membuat nama Indonesia terus harum dimata dunia.
“Dia” hanya satu dari berjuta-juta penerus bangsa yang hebat.

Saya beruntung bisa mengenal Dia…
Apa kah ada “Dia-dia” yang lain??
Kalau ada silahkan share, dengan senang hati saya ingin tau “rahasia dibalik sukses mereka”…

Saya adalah calon penerus bangsa…
Dan masa depan bangsa ada ditangan saya dan teman semuanya!!!

Bersatu…
Dan terus berkarya untuk Indonesia….!!!!!!

4 Comments

Filed under Tulisan Dyan

4 responses to “Pemuda Harapan Bangsa

  1. Di, jangan2 ini pria yang sama dengan yang “laki-laki yang mampu membuat saya kagum”.
    hehehhe…

  2. hemmmm,, iya kita semua memiliki peran yang berbeda2 dalam kehidupan ini,, jgn berkecil hati ahh Dian,,
    Memang apa yg dilakukannya lebih besar dari pada yang aku perbuat sekarang,, tapi aku percaya dalam keseharian, kehidupan bersama dengan sahabat, keluarga dan orang disekitar saya, jika saya memaknainya dengan kebahagian dan menjalin hubungan dengan sukacita dan jujur serta tidak ketinggalan pula bertanggung jawab atas pekerjaan yang diemban itu salah satu hal yang terkecil bisa mengubah dan menginspirasikan orang-orang terdekat kita nenjadi warga negara Indonesia yang penuh semanagaddd, Amen

    ^^ Gbus

    • Iya Elmi, kamu betul sekali.
      Memang kita punya peran masing-masing yah.
      Aku tetap bangga dengan apa yang telah aku sekarang, “mereka yang hebat” salah satu penyemangat aku Elmi supaya aku bisa selalu melakukan yg terbaik seperti mereka.

      Hidup Indonesia!!!!
      Nasib bangsa ada ditangan kita semua^^

      GBU too dear..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s