Kecemasan Hati Seorang Manusia

Pagi ini saya mulai aktif menggunakan “situs jejaring sosial” Twitter dan Facebook , selain itu saya juga mulai mengaktifkan salah satu account chating saya. Entah apa yang membuat saya ingin kembali ke dunia maya, tapi satu hal yang membuat saya ingin membuat blog ini “sahabat dengan ini sial G”. Makasih untuk Mr.G. . .

Yah..awal mula keaktifan saya ini mendatangkan banyak hal baru dan menyenangkan. Tapi ada satu berita tidak sedap tentang seorang sahabat sebut saja dia Mr.Y, berita yang baru saya dapat hari ini dari pesan singkat di account chating saya. . .

Yupss…”KECEMASAN” kata yang paling tepat menggambarkan kisah sahabat saya itu..

Manusia selalu cemas karena ketakutan akan hal buruk yang akan terjadi serta cemas karena kelemahan yang dimiliki yang mungkin akan mempermalukan dirinya sendiri. Itu semua masalah “CITRA manusia dimata dunia”.

Lagi-lagi manusia selalu cemas akan peran-peran yang mereka hadapi, seperti saya yang sedang menghadapi peran-peran sebagai anak, mahasiswi, teman, sahabat, warga negara Indonesia dan peran-peran lainnya.

Yaa..Teori  “Dramaturgi” Erving Goffman, tokoh sosiologi dan pernah menjadi professor dijurusan sosiologi Univ. Calivornia Barkeley didalam bukunya Presentation of Self in Everyday Life, yang diterbitkan tahun 1959 yang merupakan  gambaran tentang kecemasaan hati seorang manusia seperti halnya sahabt saya Mr.Y.

Dalam  teorinya Beliau menggali segala macam perilaku interaksi yang manusia lakukan dalam pertunjukan kehidupan sehari-hari, dimana menampilkan diri kita sendiri dalam cara yang sama dengan cara seorang aktor menampilkan karakter orang lain dalam sebuah pertunjukan drama. Cara yang sama ini berarti mengacu kepada kesamaan yang berarti ada pertunjukan yang ditampilkan. Goffman mengacu pada pertunjukan sosiologi. Pertunjukan yang terjadi di masyarakat untuk memberi kesan yang baik untuk mencapai tujuan. Tujuan dari presentasi dari Diri – Goffman ini adalah penerimaan penonton akan manipulasi. Bila seorang aktor berhasil, maka penonton akan melihat aktor sesuai sudut yang memang ingin diperlihatkan oleh aktor tersebut. Aktor akan semakin mudah untuk membawa penonton untuk mencapai tujuan dari pertunjukan tersebut. Ini dapat dikatakan sebagai bentuk lain dari komunikasi. Karena komunikasi sebenarnya adalah alat untuk mencapai tujuan.

Itulah yang terjadi pada kasus sahabat saya, Ia takut melakukan perannya karena Ia merasa ada beberapa kelemahan yang Ia memilikim dimana Ia berfikir kelemahannya tersebut akan mencoreng mukanya dan menjatuhkan nama baiknya. Itu memang hal yang wajar “takut akan suatu hal”.

Tapi pertanyaannya sekarang “Apa ketakutan akan sesuatu hal yang belum pasti layak untuk menempati hati dan pikiran kita ?” Tidak untuk saya ! Yang terpenting bagi saya adalah melakukan apa yang bisa saya lakukan terlepas dari banyaknya kekurangan yang saya miliki dan “Hasil” yang membentuk citra saya dimata dunia itulah KARYA saya. Karya yang tidak mampu dinilai baik atau buruk.

Satu karya kecil yang berusaha selalu saya kerjakan yaitu “tersenyum” sebagai wujud syukur saya dan percaya : “Apapun yang kita lakukan, yang baik ataupun jahat, semuanya adalah untuk kita sendiri (salah satu dari tujuh hukum alam)

So..

“Kalahkan rasa cemas dengan selalu berfikir positif”

“Kalahlan rasa cemas dengan melalukan sesuatu tanpa mengharapkan hasil”

“Kalahkan rasa cemas dengan selalu mengucap skuyukur kepada Illahi”

“Kalahkan rasa cemas dengan selalu TERSENYUM menghadapi hari-hari ini”

“WHAT A WONDERFUL WORLD”

Biarlah dunia membentuk citra kita dengan sendirinya, dengan segala hal baik yang berusaha kita kerjakan dengan segala kekurangan dan kelebihan. Baik atau buruk citra kita, itulah hasil dari yang kita kerjakan di dunia..

Leave a comment

Filed under Motivasi, Tulisan Dyan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s